Minggu  05 September 2010 Email Home
Untitled Document
Sukseskan SENSUS PENDUDUK 1-30 Mei 2010
Bupati Ende

Drs. Don Bosco M. Wangge, M.Si

Untitled Document
Harga Selengkapnya
Untitled Document


Berita Selengkapnya
BUPATI ENDE BUKA RAKORDA LITBANG DAN JARLIT PENDIDIKAN
Bupati Ende Drs. Don Bosco M Wangge, M.Si, Senin (26/07) membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Litbang dan Jaringan Penelitian (Jarlit) Pendidikan Kabupaten/Kota Lingkup Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bertemakan " Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Sebagai Acuan Dalam Perencanaan Pembangunan Nasional". bertempat di Gedung Ine Pare.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Propinsi NTT Dr. Keron A. Petrus, SE, MA selaku Ketua Penyelenggara dalam laporannya mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan Rakorda Litbang dan Jarlit Pendidikan adalah untuk mengetahui sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program beserta permasalahan masing-masing Badan/Bidang Litbang dan Dinas Pendidikan/Dinas PPO dalam rangka peningkatan kinerja serta menghasilkan rekomendasi-rekomendasi kerja kelitbangan yang merupakan komitmen bersama dalam kerangka optimalisasi tugas pokok dan fungsi Badan/Bidang Litbang serta Dinas Pendidikan dan Dinas PPO. Jumlah peserta yang hadir, kata Keron berjumlah 60 orang berasal dari Badan/Bidang Litbang Bappeda dan Dinas Pendidikan/Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten/Kota Lingkup Propinsi NTT. Kegiatan berlangsung selama dua hari.
Bupati Ende Drs. Don Bosco M Wangge, M.Si pada kesempatan itu membacakan sambutan tertulis Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya yang mengatakan litbang daerah dan litbang pendidikan di daerah berfungsi melakukan penelitian dan memberikan rekomendasi hasilnya sebagai dasar perumusan kebijakan dan strategis pembangunan daerah. “ Kita menyadari bahwa peran dan fungsi litbang daerah dan litbang pendidikan belum optimal. Belum optimalnya peran litbang daerah, diindikasikan oleh beberapa hal diantaranya persoalan kelembagaan dan keterbatasan tenaga fungsional peneliti. Terkait dengan kelembagaan, litbang sejatinya tidak menjadi bagian pada salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Penyatuan dapat mengakibatkan koodinasi ke litbang tidak berjalan secara optimal, “ kata Bupati Don.
Kenyataan yang terjadi sekarang ini, lanjut Bupati Don, litbang daerah mempunyai posisi yang bervariasi. Ada litbang yang berdiri sendiri, tetapi ada juga yang menjadi bagian dari SKPD. Bupati Don mengatakan terlepas dari posisi litbang pada saat ini perlu adanya peningkatan kinerja litbang melalui peningkatan kapasitas dan jumlah tenaga peneliti bersertifikasi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk diangkat menjadi tenaga fungsional peneliti serta orientasi penelitian litbang adalah penelitian terapan maka diharapkan litbang daerah dan litbang di bidang pendidikan dapat menunjang kerja pemerintah daerah dengan menyajikan rekomendasi yang actual dan dapat dilaksanakan untuk memajukan pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT.(adm)
Pilih Jenis Pencarian :
Cari Berita:
 Arsip Berita
Wakil Bupati Ende

Drs. Achmad Mochdar

Pesan
Yunus Nubos
gw bangga dengan kabupaten ende. terutama bagi pejabat pengambil kebijakan, dimana saat ini ende mengemban visi GSP (Gerakan Swasembada Pangan). gerakan ini merupakan gerakan untuk memulai kembali masyarakat pada kebutuhan makanan pangan lokal. dengan bahasa Ende Lio jenis pangan lokal seperti: uwi ai, jawa, orho, ke'o, sura, uwi, dan lain-lain yang menjadi sumber makan pokok bagi masyarakat kabupaten ende. namun dari gerakan ini saya sedikit bertanya kepada pemerintah: bagaimana implementasi GSP ini bisa diterapkan pada masyarakat agar lebi efisien dan efektif?...dan sejauhmana analisa bahwa gerakan ini akan sukses di tahun 2012? sepintas saya komentar bahwa untuk membudidayakan itu sebenarnya kita tidak usah bersusah payah untuk menggerakan masyarakat untuk menanam jenis pangan lokal tersebut karena sebenarnya masyarakat sudah paham. tapi jika ini akan mau sukses maka yang pertama yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah siapkan pasar. dimana pasar merupakan tempat dimana masyarakat akan memasarkan hasil panen mereka terhadap hasil dari GSP itu sendiri. jika pemerintah menyediakan harga pasar yang maksimal saya yakin pemerintah tidak perlu lagi bersusah paya untuk mensosialisasi GSP. Karen dengan sendirinya masyarakat akan memanfaatkan lahannya untuk itu. bagaimana masyarakat akan mengikuti GSP sementara kebutuhan sandang, pangan atau lainnya sangat mahal, sehingga jangan heran saat ini masyarakat lebih cenderung berkosentrasi pada usaha-usaha lain yang sekiranya dapat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-harinya. thanks.
wil.haber@yahoo.com
110.139.193.134

aria ratu
slam damai dalam kasih tuhan,pak Bupati yang terhormat tolong perhatikan desa deturia yang tanpa kita sadari mempunyai potensi alam yang menarik,,,trims
ariaratu@yahoo.com

Adam Musi
Kami bangga Ende Sare, Lio Pawe. Penampilan Webnya menyenangkan dan kami bisa mengakses berita2 update dari kota Ende. Jaya terus Ende kami bangga.
adammusi_1162@yahoo.co.id
125.162.153.188

faisal.h
tampilan udah agak bagus kalau bisa lebih di perkaya dengan berita baru
fhumris.yahoo.co.id
118.96.107.118

dony kleden
sudah sangat bagus tampilan endekab.go.id.. saya minta sejarah ende boleh ga.. kl liat sejarah ende dimana?
duranvalo@yahoo.com

Pengirim:
Pesan:
Email:
 Arsip Pesan