Minggu  05 September 2010 Email Home
Untitled Document
Sukseskan SENSUS PENDUDUK 1-30 Mei 2010
Bupati Ende

Drs. Don Bosco M. Wangge, M.Si

Untitled Document
Harga Selengkapnya
Untitled Document



JAMBU METE

Unit Usaha Pengolahan Mete Nusa Permai berdiri sejak tahun 2007. Fokus usaha ini adalah pada pengolahan gelondong mete, menjadi biji/kernel mete organik atau yang lazim disebut kacang mete organik atau yang lazim disebut kacang mete organik. Selain unit pengolah mete, Nusa permai juga berdagang hasil bumi sejak tahun 1986. Sejak tahun 2007 telah mendapat sertifikat organik intenasional dari IMO (Institute for Marketecologi), sebuah lembaga sertifikasi bertaraf internasional yang berkedudukan di Swiss (Switzerland), jenis sertifikat adalah : USDA/NOP untuk pasar Amerika dan EU reg. 2092/91 untuk pasar Uni Eropa.
Proses Pengolahan Mete
Proses pengolahannya menerapkan teknologi cold craking, suatu teknologi standar pengolahan makanan organik dengan metode tanpa pemanasan, menjaga tingkat hygienis, dan kontrol kualitas yang ketat. Dengan proses budidaya bebas pestisida-kimia, Kacang Mete Organik khas NTT lebih alami dan sehat dikonsumsi. Oleh karena itu konsumen mancanegara seperti swiss, Amerika Serikat dan Jepang menggemarinya dan dalam waktu dekat akan bekerjasama ekspor ke Jerman. Sampai dengan saat ini perusahaan mempunyai 113 karyawan dan 95% diantaranya adalah perempuan. Seluruh karyawan ini berasal dari desa-desa di wilayah Kecamatan Wolowaru dengan penghasilan rata-rata Rp. 600.000 - 900.000,- per-bulan. Oleh karna sumberdaya manusia industri di NTT relatif kurang trampil, Pemda NTT melakukkan pelatihan, bantuan produksi dan kerap mengajak berpromosi di berbagai pameran.
Bahan Baku Mete Gelondong.
Dibeli dari tiga kelompok tani kecil yang telah memiliki sertifikat organik dari IMO Swiss sejak tahun 2005 yaitu : Desa Ileppadung, Desa Serinuho, Desa Lewobele dan Desa Rowa.
Seluas 700 hektar kebun mete organik dimiliki dan dikelola oleh sekitar 700 keluarga petani di Flores dengan produksi minimum 300 ton/tahun.
Karakteristik Kekhususan Produk
- Organik (bersertifikat Organik Internasional, bebas kimiawi)
- Warna kacang putih
- Kadar air 5%
- Menggunakan kemasan khusus dan di-vacuum sehingga bisa tahan lama
- Diolah secara alamiah (pengeringan suhu rendah 45-50 derajat Celsius dan tanpa bahan pengawet)
- Bisa langsung dikonsumsi sebagai makanan sehat
- Kapasitas produksi 2 ton per-bulan
Lampiran Sertifikat Organik Internasional IMO (Institute for Marketecologi)

Untuk informasi lebih lanjut hubungi: UD. Nusa Permai Wolowaru, Ende - Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia +62 812 170 1008, sucahyolukito_np_flores@yahoo.co.id
Pilih Jenis Pencarian :
Cari Berita:
 Arsip Berita
Wakil Bupati Ende

Drs. Achmad Mochdar

Pesan
Yunus Nubos
gw bangga dengan kabupaten ende. terutama bagi pejabat pengambil kebijakan, dimana saat ini ende mengemban visi GSP (Gerakan Swasembada Pangan). gerakan ini merupakan gerakan untuk memulai kembali masyarakat pada kebutuhan makanan pangan lokal. dengan bahasa Ende Lio jenis pangan lokal seperti: uwi ai, jawa, orho, ke'o, sura, uwi, dan lain-lain yang menjadi sumber makan pokok bagi masyarakat kabupaten ende. namun dari gerakan ini saya sedikit bertanya kepada pemerintah: bagaimana implementasi GSP ini bisa diterapkan pada masyarakat agar lebi efisien dan efektif?...dan sejauhmana analisa bahwa gerakan ini akan sukses di tahun 2012? sepintas saya komentar bahwa untuk membudidayakan itu sebenarnya kita tidak usah bersusah payah untuk menggerakan masyarakat untuk menanam jenis pangan lokal tersebut karena sebenarnya masyarakat sudah paham. tapi jika ini akan mau sukses maka yang pertama yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah siapkan pasar. dimana pasar merupakan tempat dimana masyarakat akan memasarkan hasil panen mereka terhadap hasil dari GSP itu sendiri. jika pemerintah menyediakan harga pasar yang maksimal saya yakin pemerintah tidak perlu lagi bersusah paya untuk mensosialisasi GSP. Karen dengan sendirinya masyarakat akan memanfaatkan lahannya untuk itu. bagaimana masyarakat akan mengikuti GSP sementara kebutuhan sandang, pangan atau lainnya sangat mahal, sehingga jangan heran saat ini masyarakat lebih cenderung berkosentrasi pada usaha-usaha lain yang sekiranya dapat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-harinya. thanks.
wil.haber@yahoo.com
110.139.193.134

aria ratu
slam damai dalam kasih tuhan,pak Bupati yang terhormat tolong perhatikan desa deturia yang tanpa kita sadari mempunyai potensi alam yang menarik,,,trims
ariaratu@yahoo.com

Adam Musi
Kami bangga Ende Sare, Lio Pawe. Penampilan Webnya menyenangkan dan kami bisa mengakses berita2 update dari kota Ende. Jaya terus Ende kami bangga.
adammusi_1162@yahoo.co.id
125.162.153.188

faisal.h
tampilan udah agak bagus kalau bisa lebih di perkaya dengan berita baru
fhumris.yahoo.co.id
118.96.107.118

dony kleden
sudah sangat bagus tampilan endekab.go.id.. saya minta sejarah ende boleh ga.. kl liat sejarah ende dimana?
duranvalo@yahoo.com

Pengirim:
Pesan:
Email:
 Arsip Pesan